Selasa, 23 Agustus 2016

Bahas Berita

Haii buat semua netizen.
Kali ini saya ingin sharing mengenai berita hoax tentang kecelakaan.

Berawal ketika saya mendapatkan broadcast via BBM dan Whatsapp yang mengabarkan tentang adanya kecelakaan di perempatan cebongan Salatiga (Jawa Tengah). Seperti ini isi Broadcast nya :

Maaf hanya bantu BC 
Yang merasa punya keluarga bernama Ema Aprili membawa mtr jupiter merah meninggal didepan prapatan cebongan Tingkir Salatiga, Diduga korban ini ditabrak mobil. Korban saat ini berada di RS.umum Salatiga. Saat ini belum ada keluarganya Mohon di Bantu Sebarkan. Terima Kasih.#Hanya sekedar Membantu#Karena Kita Masih    Punya Hati #BantuBC bayangkan jika itu adalah salah satu keluarga dari kita.: SALINGMEMBANTU

Saya mendapatkan BC ini tidak hanya dari 1 atau 2 orang tapi hampir semua teman di kontak mengirim BC ini. Mulai penasaran, karena saya punya teman di daerah tersebut. Maka saya hubungi dan bertanya ke dia. Dan ternyata teman saya 'tidak tahu' kalau ada kecelakaan disitu. Masih penasaran maka saya iseng-iseng bertanya ke bapak-bapak yang sedang mangkal di pos ojek dan beliau bilang 'kayaknya gak ada tuh mbak'. Kemudian saya bertanya ke teman-teman yang mengirim BC an ke saya dan mereka bilang 'gak tau juga dapat kayak gitu ya aku sebarinlah'.
Sungguh aneh para sista & agan ketika sore saya mendapatkan BC an tentang kecelakaan yang berbeda tempat kejadian yaitu di perempatan Bendo Gantungan Klaten. Setelah saya teliti kembali nama korban, motor korban sama seperti BC yang memberitakan di Cebongan Salatiga. Masa iya 1 orang mengalami kecelakaan yang sama di tempat berbeda. 

Kembali rasa penasaran saya datang, saya coba membuka situs di internet dan ketemulah bahwa hal serupa juga terjadi di Solo dan polisi menegaskan hal tersebut hanyalah Hoax.

Dari info yang saya dapat sana-sini juga mengatakan bahwa BC hoax seperti itu merupakan cara terbaru para penyebar virus di ponsel. Semakin banyak dan sering mendapatkan BC hoax seperti kecelakaan, undian berhadiah, rekening, doa beruntun yang entah apa maksudnya patut diwaspadai apabila tiba-tiba hp anda menjadi lemot, error, dsb. Namun kebenaran ini juga belum diuji secara lanjut.

Selain itu dari segi kemanusiaan, apabila ada seorang yang benar-benar memiliki nama tersebut tentu akan menjadi kaget ya guys apalagi kerabat dan keluarga nya pasti akan merasa takut & khawatir. Maka dari itu janganlah suka iseng untuk menyebar berita hoax ya sista2 & agan2.

So, hati-hati lah dan tetaplah Waspada!!

Laurentina Larasati



Kamis, 11 Agustus 2016

Oksigen Mahal Harganya

Banyak orang yang selama ini cuek tentang kebersihan udara. Bolehlah sekarang lagi maraknya kebersihan lingkungan, tapi bukan berarti hanya menatap kebawah seperti sampah yang berceceran, air yang kotor. Lingkungan gak cuma itu kok. Udara juga bagian dari sebuah lingkungan. Nah kalau lingkungan (nampak) bersih, gak ada sampah tercecer, airnya jernih, lalu lintas rapi, tapi udaranya kotor entah karena rokok, orang yang iseng main petasan, atau membakar sampah, dll itu sama aja dong dengan pencemaran lingkungan. Lingkungan bersih itu bukan hanya yang terlihat dengan mata tapi juga yang bisa kita rasakan seperti udara.
Udara mengisi penuh di semua semesta alam dari bagian terkecil seperti debu, butiran air semua terdapat udara entah di udara itu mengandung oksigen, nitrogen, atau lainnya.
Semua orang tau udara itu sangat penting karena sebagian besar udara mengandung oksigen yang bisa membuat makhluk tetap bertahan hidup.
Gak kebayang kan kalau udara dilingkungan tercemar dan oksigen yang terkandung menipis. Untuk sebagian orang, oksigen merupakan kebahagiaan tersendiri yang mungkin sulit mereka nikmati. Tuhan, memang memberikan oksigen gratis di setiap helaian nafas kita. Tapi ada sebagian orang yang harus mengocek uang yang tidak sedikit untuk mendapatkan oksigen.

Manusia dewasa umumnya menghirup sekitar 7 sampai 8 liter udara per menitnya. Dengan catatan, kita beraktivitas secara normal, di luar olahraga yang bisa membuat konsumsi udara sampai berkali-kali lipat. Kalau dijumlah sehari, kita bisa menghirup udara sekitar 11.000 liter. Dari jumlah total udara tersebut, jumlah Oksigen yang kita hirup berkisar 20% dari jumlah tersebut atau sekitar 2.200 liter Oksigen dalam sehari. 79% sisanya adalah Nitrogen dengan volume sekitar 8.690 liter.

Kalau dihitung dengan harga jual Oksigen yang beredar sekarang, yaitu sekitar Rp. 25.000,- per liter dan Nitrogen Rp.9.950,- per liter, kita bisa menghirup Oksigen senilai Rp. 5.500.000,- dan nitrogen sekitar Rp. 86.465.500,-. Wow… Bayangkan kalau kita harus membayar udara yang kita hirup itu setiap hari? Kita membutuhkan sekitar Rp. 91.965.500,-. Jumlah yang fantastis dan tidak masuk akal untuk dihabiskan setiap harinya! 

Nah, tidak ada alasan untuk tidak bersyukur kan atas nikmatnya udara yang kita hirup. Maka sudah sepantasnya bila kita menjaga kebersihan udara di lingkungan kita

Selasa, 02 Agustus 2016

Ketika Agama dianggap Atheis

Ateis secara umum diartikan sebagai �tidak percaya pada tuhan�. Sedangkan, di Indonesia, dikenal semboyan �Tuhan yang maha Esa�.* Tuhan itu satu.* Tapi bila Tuhan itu satu, mengapa titahnya begitu berbeda dari agama satu dan lainnya, dan bahkan bisa bertentangan?
Sebagai contoh, umat Islam memiliki buku suci mereka sendiri dan Allah sendiri, masing-masing terpisah dari orang-orang Kristen.*Banyak Muslim dan Kristen akan mempertimbangkan dewa dalam bentuk seekor gajah atau monyet (dewa Hindu Ganesha dan Hanuman) hanyalah mitos.*Saya kira, pemeluk agama Hindu tidak akan senang jika mereka harus menyembah Allah atau Yesus Kristus.*Ini berarti bahwa jika Anda meyakini atau memeluk agama tertentu, Anda biasanya akan tidak percaya pada dewa-dewa atau Tuhan lain selain Tuhan agama Anda sendiri.*Artinya, orang beragama bisa dianggap ateis (tidak mempercayai) tuhan dan dewa-dewa agama-agama lain.
Bahkan aliran yang berbeda dari agama yang sama dapat memiliki keyakinan yang berbeda. Pertimbangkan dua komunitas utama Islam di Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.*NU percaya bahwa tahlil (mengucapkan doa untuk orang mati) adalah suatu yang Islami, karena ritual tahlil adalah dzikir (mengingat dan menghormati Allah).*Namun, praktik ini dianggap sesat oleh Muhammadiyah.*Jadi, pujian untuk Allah bagi suatu aliran bisa dianggap sebaliknya oleh aliran lain.
Berbagai denominasi Kristen juga memiliki perbedaan mereka; Protestan dan Katolik, misalnya.*Protestan tidak berdoa kepada Santa Perawan Maria.*Alasannya? Mereka percaya bahwa Alkitab menyatakan bahwa Yesus adalah satu-satunya pengantara antara manusia dan Tuhan.*Berikut adalah petikan yang sering dikutip mereka: �Karena ada satu Allah, dan satu pengantara antara Allah dan manusia, yaitu Yesus Kristus � (1 Timotius 2:5).* Protestan biasanya menganggap doa orang-orang Katolik terhadap Bunda Maria sebagai penyembahan berhala.
Di sisi lain, Katolik percaya bahwa karena Tuhan memilih perempuan ini untuk menjadi ibu dari Yesus, ada tempat khusus bagi sang Bunda dalam agama mereka.* Karena itu, penghormatan terhadap sang perempuan adalah rasa hormat kepada Allah dan mereka mempunyai berbagai pujian terhadap Maria. Bahkan, dalam doa Rosario, mereka harus mengucapkan berpuluh kali doa *�Salam Maria�.
Ada lebih banyak lagi perbedaan antara Protestan dan Katolik, salah satu yang penting adalah kepercayaan antara surga dan neraka.*Katolik percaya bahwa kebanyakan orang pada akhirnya akan pergi ke surga setelah mati (bahkan beberapa ajaran menyebutkan semua manusia akhirnya akan masuk surga). Namun, mereka yang dianggap belum �layak� untuk langsung menuju ke tempat indah ini karena dosa-dosa mereka, akan dikirim terlebih dahulu ke dalam api penyucian � yaitu, tempat untuk penyiksaan sampai mereka bersih dari kesalahan mereka.
Tetapi, tidak ada api penyucian dalam Protestan.*Mereka biasanya percaya bahwa orang akan pergi ke surga atau neraka, tidak ada di antara keduanya.*Jadi, dalam agama yang sama pun, Tuhan tampaknya memiliki aturan yang berbeda.* Memang, kebiasaan suatu agama atau bahkan aliran dapat dianggap di mata orang lain.*Jika kita berbicara tentang agama-agama di dunia, bisa Anda bayangkan perbedaan mereka?*Berapa macam surga, neraka dan dewa-dewa yang ada?
Ketika Agama Dianggap Ateis
Beberapa abad* yang lalu, Roma menganut paham politeisme (percaya terhadap banyak tuhan), dan pada umumnya cukup toleran terhadap agama-agama lain.*Mereka bahkan sering mengadopsi dewa-dewa orang lain. Namun, kepercayaan pada satu Tuhan dianggap aneh bagi penduduk Mediterania kuno. Akibatnya, banyak orang Yunani, Romawi dan Mesir memandang dengan kecurigaan agama baru saat itu, Kristen.*Bahkan, tersebar isu bahkan orang-orang Kristen itu kanibal, karena mereka memakan tubuh Kristus. *Dan mereka dianggap �ateis�.
Pada 64 M, selama pemerintahan Kaisar Nero (37-68), api mengoyak Roma selama enam hari.*Kota Roma hampir hancur. Dalam kemarahan, rakyat menyalahkan Kaisar yang tidak bisa menangani tragedi ini.*Nero segera menuding jarinya kepada orang-orang Kristen, untuk mengalihkan kemarahan rakyatnya.*Nero memerintahkan beberapa pentolan kelompok �ateis� ini ditangkap.
Orang-orang Kristen yang ditangkap ini, kemudian disiksa untuk menyerahkan nama orang-orang Kristen lainnya. Dan mereka-mereka ini dihukum, antara lain, dengan dijadikan santapan singa, dengan ditonton oleh publik Roma.
Ateis � Berbeda pada Waktu dan Tempat yang Berbeda
Kristen adalah korban dalam cerita itu, tapi mereka kemudian menjadi para penganiaya di lain waktu.*Selama Perang Salib, orang-orang Kristen menyatakan perang terhadap kaum politeis dan Muslim.*Intinya adalah, dalam era yang berbeda dan di tempat yang berbeda, berbagai dewa atau tuhan dapat dianggap lebih benar dan asli daripada yang lain.

Memang gak akan ada habisnya ketika kita bahas agama. Menurut aku agama itu hanyalah bagian dari budaya. Pada dasarnya semua agama memgajarkan hal yang sama yaitu tentang kebaikan. Hanya dalam pengajarannya mereka menggunakan bahasa, penyampaian, dan puji-pujian yang berbeda sesuai budaya masing-masing. Misalnya saja Muslim yang awal mulanya berasal dari Arab, maka setiap doanya, cara berpakaiannya (hijab) menggunakan bahasa arab, tradisi arab. Begitu juga ketika Hindu yang awalnya berasal dari India, setiap doanya, ajarannya, puji-pujian dan cara ibadahnya menggunakan bahasa sansekerta atau Hindia Kuno, mengikuti tradisi India yang menyebarkan sesaji.